Pendahuluan: Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah kondisi yang banyak diderita oleh masyarakat. Manajemen diri pada penderita hipertensi meliputi kontrol tekanan darah dan pengobatan, perbaiki gaya hidup dan pencegahan terhadap komplikasi yang akan terjadi, pola makan dan umur serta kurangnya aktivitas fisik pada lansia cenderung memiliki status risiko kardiovaskular dan stress psikologi absolut lebih tinggi serta kepatuhan dalam minum obat dan kurangnya interaksi dengan tenaga kesehatan juga menjadi sebab terjadinya manajemen diri. Tujuan: Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui manajemen diri lansia dengan hipertensi. Metode: Desain penelitian ini adalah deskriptif dengan populasi 811 orang dan sampel 99 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah consecutive sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner Hasil: Kesejahteraan psikologis yang berada pada kategori tinggi sebanyak 44 responden (37,3%), kesejahteraan psikologis yang berada pada kategori sedang sebanyak 53 responden (44,9%), dan kesejahteraan psikologis yang berada pada kategori rendah sebanyak 21 responden (17,8%). Kesimpulan: Dari penelitian ini diperolah hasil dari 90 responden dalam kategori cukup dan dari 5 indikator manajemen diri didapatkan di indikator pertama yaitu integritas diri dari kategori kurang. Saran: Untuk peneliti selanjutnya bisa mengembangkan kembali intervensi yang bisa diberikan agar manajemen diri lansia menjadi lebih baik
Copyrights © 2024