Tak sedikit orang yang beranggapan bahwa Injil telah hadir mengubah banyak hal dalam berbagai aspek, khususnya dalam hal ritus agama. Kehadiran Injil mengubah dunia secara perlahan. Dalam beberapa kasus penginjil tiba-tiba mengubah suatu keyakinan dan ritus agama yang telah melekat dalam jiwa umat, dan menganggap bahwa ritus yang mereka lakukan sebelumnya bertentangan dengan Injil dan tidak akan memberi keselamatan bagi penganutnya, meskipun dalam perjalanannya keyakinan dan ritus tersebut sudah terbilang cukup lama. Salah satu keyakinan yang melekat dalam diri masyarakat ialah keyakinan akan Aluk to Dolo di kalangan masyarakat Nosu yang hingga saat ini masih dipegang teguh dan diwujudkan melalu sebuah ritus Ma’dulang. Penulis menggunakan metode pendekatan model sintesis yang mengkaji transformasi Injil ke dalam ritus budaya Ma’dulang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan ritus Ma’dulang adalah konsep keliru dalam perspektif teologis, karena seharusnya manusia sadar dengan penuh bahwa Tuhan akan memberi jaminan hidup kekal dalam kerajaan surga. Injil tidak diragukan lagi kebenarannya, tidak perlu didampingi oleh ritus-ritus budaya.
Copyrights © 2022