Jerawat merupakan penyakit kulit yang banyak terjadi dan mengenai hampir 80%-100% populasi. Jerawat mengenai 85% orang dewasa muda berusia 12–25 tahun. Swamedikasi merupakan penggunaan obat-obatan tanpa resep oleh seseorang atas inisiatifnya sendiri, biasa oleh masyarakat terhadap penyakit yang umum diderita. Salah satu keluhan yang dapat dilakukan swamedikasi yaitu jerawat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan, sikap dan perilaku swamedikasi jerawat pada mahasiswa di Kampus I Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat. Penelitian ini merupakan jenis penelitian Cross Sectional dengan metode survey menggunakan kuesioner. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara Stratified Random Sampling dengan perhitungan sampel 298 dari 5 Fakultas di Kampus I Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat. Hasil penelitian menunjukkan tingkat pengetahuan responden dalam kategori cukup (73,3%), sikap dengan kategori cukup (65,3%), dan perilaku dengan kategori kurang (53,1%). Hasil ini menunjukkan sebagian besar mahasiswa Kampus I Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat memiliki pengetahuan yang Cukup, Sikap yang Cukup dan diikuti dengan Perilaku yang Kurang tentang pengobatan jerawat sendiri (Swamedikasi).
Copyrights © 2024