Tulisan ini membahas pentingnya peran organisasi mahasiswa, khususnya Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), dalam pengembangan keterampilan dan inovasi mahasiswa di Universitas Udayana. Melalui BEM, mahasiswa dapat menyalurkan aspirasi dan kritik terhadap proses pembelajaran dan fasilitas kampus, serta berpartisipasi dalam kegiatan politik kampus, seperti Pemilihan Umum Raya (Pemira). Penelitian ini fokus pada pemilihan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur BEM FISIP pada tahun 2021, dengan tujuan untuk menganalisis pengaruh kampanye melalui Instagram terhadap minat pemilih mahasiswa angkatan 2021. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif, melibatkan mahasiswa ilmu politik angakatan 2021 FISIP Universitas Udayana sebagai responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kampanye kreatif di media sosial, khususnya melalui desain postingan Instagram pasangan calon, memiliki pengaruh signifikan terhadap minat pilih mahasiswa. Meskipun demikian, hasil ini tidak mutlak dan menunjukkan bahwa elemen edukasi politik juga berperan penting dalam meningkatkan ketertarikan pemilih. Penelitian ini memberikan wawasan tentang strategi kampanye yang efektif dalam konteks pemilihan di lingkungan mahasiswa.
Copyrights © 2024