Saat ini literasi budaya menjadi sangat penting dikenalkan karena untuk memperkenalkan budaya khususnya kepada anak usia dini. Melalui kegiatan tari yang diberikan oleh sekolah, menjadi salah satu usaha agar anak usia dini dapat melestarikan budaya Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk melihat ada atau tidaknya pengaruh kegiatan tari terhadap kemampuan literasi budaya pada anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen. Hasil penelitian ini adalah bahwa terdapat pengaruh dalam kegiatan tari terhadap kemampuan literasi budaya pada anak usia dini. Anak-anak yang mengikuti kegiatan tari memiliki kemampuan literasi budaya yang lebih baik dibandingkan dengan anak-anak yang tidak mengikuti kegiatan tari. Ini terbukti dari dari hasil analisis data dengan menggunakan paired sample test didapat hasil nilai 0,00 < 0,05. Dengan begitu, maka terdapat pengaruh antara kegiatan tari dengan kemampuan literasi budaya anak usia 5-6 tahun.
Copyrights © 2024