Penelitian ini menjelaskan tentang usaha Indonesia dalam menghadapi tantangan serius dalam mengatasi pencemaran laut akibat sampah plastik khususnya marine plastic debris yang menduduki posisi kedua terbesar di dunia. Sampah plastik laut tidak hanya merusak lingkungan tetapi juga mengancam keberlangsungan ekosistem laut dan kesehatan manusia. Dalam upaya mengatasi masalah ini, di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo, Indonesia memperkuat komitmen melalui kerja sama internasional yaitu pada forum Global Plastic Action Partnership (GPAP) dan ASEAN Regional Action Plan to Combat Marine Plastic Debris. Pemerintah menargetkan pengurangan sampah plastik di laut sebesar 70% pada tahun 2025 dan berfokus pada penguatan kebijakan, keterlibatan sektor swasta, serta peningkatan kesadaran masyarakat. Melalui diplomasi lingkungan yang intensif, Indonesia juga berkontribusi pada pembentukan inisiatif regional seperti Regional Knowledge Centre on Marine Plastic Debris dan Regional Capacity Centre for Clean Seas. Kerja sama ini menegaskan peran aktif Indonesia dalam memperjuangkan lingkungan laut yang lebih bersih dan berkelanjutan, yang diharapkan akan menjadi contoh bagi negara-negara lain.
Copyrights © 2024