Penelitian ini mengkaji peran Motaz Azaiza, seorang jurnalis asal Gaza, dalam mempresentasikan isu konflik Israel-Palestina sebagai krisis kemanusiaan pasca serangan 7 Oktober 2023. Fokus utama penelitian ini adalah bagaimana Azaiza menggunakan platform sosial media untuk mengubah narasi konflik yang seringkali terpolarisasi menjadi perhatian global terhadap dampak kemanusiaan yang dihadapi warga sipil di Gaza. Dengan menganalisis postingan dan konten dari media sosial Motaz Azaiza, penelitian ini menggali strategi komunikasi yang diterapkannya serta dampaknya terhadap persepsi masyarakat internasional, dengan konsep jurnalisme humanis dari Dr. Drs. Jakob Oetama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Motaz Azaiza tidak hanya seorang penyampai informasi, tetapi juga sebagai agen perubahan yang berupaya menggalang solidaritas dan kesadaran akan kondisi kemanusiaan yang krisis. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru tentang peran jurnalis dalam konteks konflik berkepanjangan dan pentingnya representasi yang humanis berdasarkan fakta lapangan dalam liputan media.
Copyrights © 2024