Perubahan iklim telah menjadi isu global yang mendesak, dengan dampak signifikan terhadap ekosistem, kehidupan manusia, dan pembangunan berkelanjutan. Peningkatan emisi karbon dioksida akibat aktivitas manusia, seperti pembakaran bahan bakar fosil, deforestasi, dan eksploitasi lingkungan, memperburuk fenomena ini. Dampaknya mencakup peningkatan frekuensi bencana alam, gangguan ketahanan pangan, ancaman terhadap kesehatan masyarakat, serta kerusakan ekosistem yang lebih luas. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang bersumber dari berbagai literatur terbaru (2019-2024). Fokus penelitian adalah pada penerapan konservasi berkelanjutan sebagai salah satu solusi utama dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-13 terkait penanganan perubahan iklim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia pendidikan sangat penting. Langkah-langkah seperti penerapan pajak karbon, promosi energi terbarukan, penghijauan, serta integrasi isu perubahan iklim ke dalam kurikulum pendidikan dapat menjadi strategi efektif untuk memitigasi dampak perubahan iklim. Dengan sinergi antara kebijakan, aksi kolektif, dan edukasi, diharapkan perubahan iklim dapat dikendalikan, menciptakan dunia yang lebih tangguh dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.
Copyrights © 2024