Penelitian ini bertujuan mengetahui lebih dalam peran komunikasi organisasi dalam meningkatkan solidaritas dan kerja sama Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Taekwondo di Universitas Esa Unggul, Kampus Tengerang. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif yang melibatkan proses wawancara, observasi, dan analisis pustaka, peneltian ini menganggap bahwa komunikasi yang sangat terstruktur dan efektif membantu meningkatkan dan membangun solidaritas antara anggota taekwondo. Komunikasi formal, seperti rapat reguler, membantu dalam pengambilan keputusan bersama, penyebaran informasi, dan penyamaan persepsi dalam organisasi. Komunikasi informal yang terjadi di luar aktivitas resmi, seperti interaksi antara anggota selama latihan, juga meningkatkan hubungan personal dan meningkatkan rasa percaya satu sama lain. Peran kepemimpinan, terutama oleh ketua dan pelatih, sangat penting untuk menjaga komunikasi yang lancar. Pemimpin bertanggung jawab untuk mengatur interaksi, memberikan arahan, dan menciptakan lingkungan yang mendorong partisipasi anggota. Studi ini menemukan bahwa kepemimpinan yang responsif dan komunikasi yang efektif, baik formal maupun informal, adalah kunci untuk memperkuat solidaritas anggota UKM Taekwondo untuk mencapai tujuan bersama.
Copyrights © 2024