Penelitian ini mengeksplorasi peran media sosial dalam meningkatkan kesadaran mahasiswa Universitas Bhayangkara Jakarta Raya tentang bahaya merokok. Dengan menggunakan pendekatan survei dan observasi, kampanye berbasis media sosial dilakukan melalui Instagram, yang meliputi poster edukasi yang dirancang secara menarik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 80% pelajar yang terlibat menunjukkan peningkatan kesadaran akan bahaya merokok, sementara 22% perokok di antaranya melaporkan pengurangan konsumsi rokok setiap hari. Studi ini menunjukkan efektivitas media sosial sebagai alat edukasi kesehatan, khususnya untuk generasi muda.
Copyrights © 2025