Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Kepemimpinan Inovatif, Pengembangan, Strategi Pemasaran dan Komitmen Organisasi pada Retensi Karyawan Generasi Berbeda di Era Disrupsi. Penelitian ini dalam pengambilan sampel menggunakan non random sampling yang dilakukan dengan cara Quota Sampling yang artinya pengambilan sampel dengan menetapkan subyek yang akan diteliti ini adalah 170 Responden. Pengambilan sampel acak bertingkat dilakukan untuk memastikan keterwakilan bisnis yang beragam di berbagai sektor kreatif, termasuk fasion, kerajinan dan kuliner. Jenis data yang digunakan pada penelitian ini adalah data primer. Metode pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner dan diolah menggunakan alat analisis Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara variabel independen (kepemimpinan inovatif, pengembangan, strategi pemasaran) dengan variabel dependen (retensi karyawan generasi berbeda) di era disrupsi. Pemimpin yang inovatif, melalui kemampuannya dalam menciptakan lingkungan kerja yang memotivasi dan memberdayakan karyawan, berkontribusi pada retensi karyawan generasi berbeda. Pengembangan karyawan juga memainkan peran penting dalam meningkatkan loyalitas dan retensi karyawan, dengan memberikan kesempatan untuk pertumbuhan karir. Selain itu, strategi pemasaran yang terarah dan kreatif dapat membangun citra positif bagi organisasi, yang pada gilirannya meningkatkan komitmen karyawan dan retensi karyawan generasi berbeda. Komitmen organisasi juga berperan sebagai mediator antara strategi pemasaran dan retensi karyawan generasi berbeda, menunjukkan bahwa komitmen yang kuat dari organisasi dapat meningkatkan tingkat retensi karyawan dari berbagai generasi.
Copyrights © 2024