Allah SWT telah menciptakan seluruh makhluk-Nya dengan kelebihan dan kekurangan masing- masing serta wujud terbaiknya. Oleh karena itu, anak berkebutuhan khusus mempunyai persamaan dan hak yang sama di hadapan Allah SWT. Setiap anak berkebutuhan khusus yang beragama Islam juga berhak memperoleh layanan pendidikan yang baik layaknya anak pada umumnya, khususnya dalam bidang pendidikan agama Islam. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis pelaksanaan pembelajaran pendidikan agama Islam di SLB C Muzdalifah Medan. Metode penelitian yang digunakan ialah pendekatan kualitatif berdasarkan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang dikumpulkan dianalisis melalui empat tahapan yaitu, koleksi data, kondensasi data, penyajian data, dan verifikasi atau kesimpulan. Teknik keabsahan data yang digunakan adalah dengan metode triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan pembelajaran PAI di SLB C Muzdalifah Medan dilakukan melalui tiga aktivitas, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Perencanaan disesuaikan dengan kebutuhan siswa, mulai dari media pembelajaran, materi, pengawasan, alur pembelajaran, hingga rencana evaluasi. Pelaksanaan dilakukan dengan metode pembiasaan dan praktik, serta melakukan koordinasi dengan orangtua siswa. Sedangkan dalam kegiatan evaluasi dilakukan untuk mengetahui perkembangan siswa serta evaluasi pembelajaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penting dilakukan pembelajaran Pendidikan Agama Islam bagi anak berkebutuhan khusus, sehingga mereka memiliki keterampilan dalam menerapkan aktivitas keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.
Copyrights © 2024