Penelitian ini mengkaji interaksi komunikatif antarbudaya yang terjadi di Kampung Madras, Kota Medan, sebuah lingkungan yang dipenuhi dengan keanekaragaman etnis dan budaya. Fokus utama penelitian adalah pada hubungan antara masyarakat India dan masyarakat penduduk asli dalam konteks masyarakat multikultural yang kompleks. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan wawancara. Hasil analisis menunjukkan bahwa interaksi komunikatif antarbudaya di Kampung Madras mencerminkan adanya proses adaptasi dan integrasi budaya yang dinamis. Masyarakat India dan penduduk asli secara aktif mengembangkan strategi komunikasi yang melibatkan penggunaan bahasa Indonesia sebagai bahasa utama, sekaligus mempertahankan dan menghormati bahasa dan simbol budaya masing-masing. Tantangan dalam interaksi antarbudaya, seperti stereotip dan prasangka, yang kadang-kadang mempengaruhi dinamika hubungan sosial di Kampung Madras. Meskipun demikian, penelitian ini menunjukkan bahwa melalui dialog terbuka, kerja sama lintas budaya, dan partisipasi aktif dalam kegiatan sosial dan ekonomi, kedua kelompok masyarakat dapat menciptakan lingkungan yang inklusif dan harmonis.
Copyrights © 2024