Pembangunan penyediaan infrastruktur ekonomi di daerah melalui dana transfer adalah hal yang menarik diulas lebih jauh dari sisi perencanaan. Prioritas bagi pemerintah pusat dan prioritas bagi pemerintah daerah perlu menemukan titik temu untuk mencapai keselarasan dan efektivitas pembangunan dilapangan. Analisis melalui mekanisme evaluasi dokumen perencanaan pusat-daerah dalam lingkup dana transfer dapat menilai seberapa sinkron menu DAK Fisik mendukung program prioritas di daerah. Untuk menajamkan proses evaluasi sebagai bahan analisis, dipilih DAK Fisik Penugasan khususnya tematik penyediaan infrastruktur ekonomi berkelanjutan (PIEB). Tujuan analisis terkait DAK tematik PIEB adalah untuk mengidentifikasi keterkaitan antara dokumen Rencana Kerja Pemerintah Pusat dan Daerah, relevansi menu DAK Fisik bagi pembangunan daerah, khususnya DAK Fisik Penugasan Tematik PIEB yang dirancang untuk mendukung pembangunan di daerah. Metode analisis menggunakan pendekatan kuantitatif yang dilakukan melalui content analysis dalam penelusuran prioritas daerah dalam RKPD 34 provinsi dan menu DAK Fisik Penugasan PIEB TA 2021 dalam RKP. Hasil analisis dan pembahasan tingkat perencanaan pada DAK Fisik Penugasan Tematik PIEB TA 2021 menunjukkan bahwa masih ada sebagian kebijakan DAK Fisik yang belum relevan dengan prioritas daerah baik untuk tema bidang Pariwisata, Jalan, Industri Kecil Menengah dan Subbidang Lingkungan Hidup. Hal ini memberi gambaran bahwa proses internalisasi kebijakan pusat-daerah dalam sistem perencanaan pembangunan belum optimal. Masih banyak menu DAK Fisik yang belum direspons dengan kegiatan yang terkait dalam perencanaan pemerintah provinsi. Oleh karena itu, diperlukan rekomendasi teknis yang efektif kedepan agar pembangunan dengan dana transfer berdampak lebih tepat sasaran pada kualitas implementasinya.
Copyrights © 2024