Desa Jengglungharjo memiliki potensi signifikan untuk mengembangkan UMKM melalui penerapan social commerce. Social commerce dapat memainkan peran penting dalam meningkatkan kesadaran merek, memperluas jangkauan pasar, dan mempermudah proses transaksi bagi UMKM di desa ini. Meskipun demikian, adopsi social commerce menghadapi berbagai tantangan, termasuk keterbatasan dalam pengetahuan digital dan infrastruktur yang memadai. Untuk mengatasi masalah tersebut, disarankan implementasi kebijakan dan strategi inovatif yang fokus pada peningkatan keterampilan digital, pengembangan infrastruktur teknologi, dan dukungan pemasaran digital. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan pengembangan UMKM berbasis social commerce dapat berjalan dengan lebih efektif, memperkuat perekonomian desa, dan menjadikan Desa Jengglungharjo sebagai contoh sukses dalam memanfaatkan potensi digital untuk kemajuan UMKM di era modern.
Copyrights © 2024