Hiperkolesterolemia merupakan masalah kesehatan yang semakin prevalent di masyarakat modern, meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas air rebusan daun salam dalam menurunkan kadar kolesterol pada penderita hiperkolesterolemia. Menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest, studi ini melibatkan 13 responden di Poli Rumah Sakit Drs. H. Abu Hanifah. Intervensi berupa pemberian 100 ml air rebusan daun salam dua kali sehari selama 7 hari. Hasil menunjukkan penurunan signifikan kadar kolesterol dari rata-rata 248,38 mg/dl sebelum intervensi menjadi 158,08 mg/dl setelah intervensi (p-value = 0,000< 0,05). Mayoritas responden adalah laki-laki (69,2%) dan berusia 19-44 tahun (69,2%). Efektivitas air rebusan daun salam dikaitkan dengan kandungan flavonoid dan saponin yang mencegah oksidasi LDL, pengendapan lemak, dan meningkatkan ekskresi lemak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa air rebusan daun salam efektif sebagai terapi non-farmakologis untuk menurunkan kadar kolesterol pada penderita hiperkolesterolemia, menawarkan alternatif pengobatan alami yang potensial.
Copyrights © 2024