Smart Home adalah konsep yang merujuk pada rumah yang dilengkapi dengan teknologi otomatisasi yang memungkinkan penghuni mengontrol berbagai perangkat elektronik, sistem keamanan, pencahayaan, suhu, dan lainnya melalui internet, sering kali menggunakan smartphone, tablet, atau perangkat terhubung lainnya. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang dan mengimplementasikan sistem Smart Home di Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) untuk meningkatkan efisiensi dalam pengaturan perangkat elektronik dan sistem keamanan, dengan mengutamakan kenyamanan serta keamanan pengguna. Metode yang digunakan melibatkan pemanfaatan ESP32 sebagai pengendali utama, sensor DHT11 untuk mengukur suhu dan kelembaban udara, sensor PIR (Passive Infrared) untuk mendeteksi pergerakan dan mengendalikan perangkat elektronik seperti lampu dan kipas angin, serta teknologi RFID (Radio-Frequency Identification) untuk mengamankan akses ke area tertentu. Sistem ini terhubung melalui jaringan internet dan dikontrol menggunakan perangkat mobile. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem Smart Home yang dikembangkan berhasil meningkatkan efisiensi penggunaan energi serta meningkatkan keamanan di Posyandu. Pengguna dapat dengan mudah mengontrol dan memonitor perangkat melalui aplikasi mobile, sementara fitur keamanan dengan RFID membatasi akses hanya untuk pengguna yang berwenang. Implementasi ini menunjukkan potensi signifikan dalam penerapan teknologi Smart Home di fasilitas pelayanan masyarakat.
Copyrights © 2024