Pendahuluan : Tennis Elbow merupakan rasa nyeri pada lengan bawah yang menjalar ke area dorsum tangan karena peradangan atau degenerasi non spesifik pada otot ekstensor carpi radialis brevis (ECRB) di epicondilus lateral humerus. Hal ini didiagnosis secara klinis oleh sensasi rasa sakit dan nyeri tekan pada epikondilus lateral humerus yang memperparah selama dorsi fleksi pada wrist yang dibatasi. Metode : Jenis penelitian ini adalah quasi experiment dengan pretest-posttest design. Populasi penelitian ini yaitu Mahasiswa akhir dengan Tennis Elbow, diperoleh sampel sebanyak 10 responden menggunakan Purposive sampling dan sampel telah memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi. Hasil : nilai rerata tennis elbow pada penerapan ultrasound dan passive Streaching yaitu nilai P=0,012 <0.05 dimana pretest sebesar 7,230±1,048 dan posttest sebesar 5,150±0,580 dengan rerata selisih sebesar 4,35±1,049 yang berarti terjadi peningkatan rata-rata Tennis Elbow sebesar 4,35 setelah intervensi. Hasil uji mann-withney test yaitu nilai p <0,05 yang berarti bahwa ada perbedaan rerata yang signifikan terhadap penerapan ultrasound dan passive Streaching, sehingga disimpulkan bahwa efektif secara signifikan terhadap penurunan VAS pada penderita Tennis Elbow Tipe II. Kesimpulan : Intervensi ultrasound dan passive Streaching. berpengaruh secara signifikan terhadap Penurunan Nyeri Pada Penderita Tennis Elbow tipe II
Copyrights © 2024