Latar Belakang: Stroke merupakan kelainan neurologis yang kemampuan mengganggu kemampuan motorik secara tiba-tiba akibat terganggunya sebagian atau seluruh fungsi otak. Pasien stroke mengalami gangguan fungsional seperti masalah motorik dan kognitif. Gangguan motorik dan kognitif membatasi atau menghilangkan kemandirian dan mobilitas pasien stroke, sehingga menurunkan kualitas hidup mereka. Tujuan: Diketahuinya hubungan antara kepercayaan diri pasien pasca stroke dengan kualitas hidup merupakan tujuan studi ini. Metode: Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret 2024 di Klinik Akupunktur Dr. Lenny Tandya Kota Malang. Penelitian ini melibatkan 36 pasien stroke yaitu 26 pria dan 10 wanita. Terlihat penggunaan observasional analitik dari metode penelitian ini dengan desain studi cross-sectional. Dilakukan pengumpulan data dengan menggunakan alat ukur berupa Stroke Self-Efficacy Questionnaire (SSEQ) dan Stroke Spesific Quality of Life (SS-QOL). Hasil: Penelitian menemukan adanya korelasi yang signifikan (p-value <0,05) antara kepercayaan diri dan kualitas hidup pada pasien pasca stroke, dengan kekuatan korelasi sebesar 0,776. Kesimpulan: Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan rasa percaya diri dapat meningkatkan kualitas hidup pasien stroke secara signifikan. Penelitian ini penting sebagai sumber daya bagi fisioterapis, pasien, dan keluarga mereka yang berupaya meningkatkan kualitas hidup pasien stroke.
Copyrights © 2024