Anak adalah buah hati dan sekaligus menjadi investasi orang tua di masa mendatang. Ketika di pendidikan formal seperti TK atau PAUD, terkadang perilaku anak seringkali berlebihan. Oleh sebab itu, alternatif yang diberikan adalah metode reward dan punishment. Penelitian ini bertujuan untuk mendisiplinkan dan mendidik anak dengan kasih sayang bukan untuk menakut-nakuti atau mengancam mereka. Pendekatan penelitian yang akan digunakan adalah pendekatan kualitatif. Penelitian menggambarkan tentang penggunaan reward dan punishment dalam meningkatkan kedisiplinan pada anak usia 4-5 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan reward yang diterapkan di RA Azzahra berupa penghargaan seperti mendapatkan sebuah bintang atau dengan memberi pujian, acungan jempol, pelukan, sesekali mereka juga diberi hadiah berupa baris di depan nomer pertama, duduk dibangku depan, dan lain-lain. Sedangkan untuk penerapan punishment adalah hukuman bagi mereka agar mereka jera dan tidak melakukan kesalahan yang sama. Penggunaan sistem reward dan punishment sebagai upaya meningkatkan kedisiplinan anak usia 4-5 tahun di RA Azzahra terdapat 12 anak berkembang sangat baik dan 3 anak berkembang sesuai harapan, dari hasil tersebut dapat dilihat rata-rata anak mampu memperoleh kriteria perkembangan BSB yang artinya anak sudah berkembang sangat baik dan dinilai sudah meningkat kedisiplinan anak.
Copyrights © 2025