Keberhasilan pelaksanaan bimbingan dan konseling di sekolah tidak lepas dari peran berbagai pemangku kepentingan di sekolah. Selain pengawasan terhadap guru atau konselor yang terutama bertanggung jawab dalam pelaksanaan bimbingan dan konseling di sekolah, perlu adanya peran serta kepala sekolah dan guru mata pelajaran dalam seluruh proses pendidikan. Peranan layanan bimbingan dan konseling adalah menjadi pelaksana utama yang mengkoordinasikan seluruh kegiatan layanan bimbingan dan konseling di sekolah. Pelayanan ini merupakan bantuan yang diberikan oleh seseorang kepada orang lain agar dapat menjalankan aktivitas kehidupannya. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui metode penelitian kepustakaan. Dengan studi literatur, data diperoleh melalui proses membaca dan mengumpulkan data dari majalah, buku, dan sumber lain yang diperoleh secara online dan offline. Teknik analisis penelitian ini meliputi analisis data dengan teori-teori yang relevan sehingga penulis kemudian dapat menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk meningkatkan motivasi dan kemampuan belajar siswa, dikerahkan layanan bimbingan dan konsultasi, termasuk layanan penguasaan informasi dan konten.Kata kunci: Layanan Bimbingan dan Konseling, Motivasi, Keterampilan.
Copyrights © 2024