Penelitian ini berfokus pada peran emosi manusia terhadap desain User Experience (UX) website dengan menggunakan 38 website provinsi Indonesia sebagai objek penelitian. Desain UX sering kali diabaikan oleh desainer website di Indonesia yang dapat disebabkan karena kurangnya keterlibatan pengguna dalam pembuatan desain website. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan seberapa pentingnya peran pengguna dalam pembuatan desain website yang kali ini di objekkan kepada website Pemerintah Provinsi Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode framework emosional Norman yang menggunakan prinsip 3 level desain UX yaitu visceral, behavioural dan reflective. Visceral berfungsi untuk menciptakan kesan positif dan menarik untuk pengguna. Behavioural berfungsi untuk memastikan desain dapat digunakan oleh pengguna dengan nyaman dan efisien. Reflective berfungsi untuk memastikan desain UX menghasilkan kesan positif dan membangun loyalitas pada pengguna. Penelitian ini melakukan pengujian dengan melalui 3 tahap yaitu perencanaan, evaluasi desain dan saran perbaikan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat mengubah perspektif desainer website di Indonesia mengenai pentingnya peran pengguna dalam pembuatan desain website serta membantu Pemerintah Provinsi Indonesia untuk memperbaiki website provinsi.
Copyrights © 2024