Komposit terdiri dari dua bahan utama, serat sebagai penguat dan matriks sebagai pengikat. Bahan penguat komposit dapat berupa serat alam salah satunya yaitu eceng gondok. Penggunaan komposit sebagai bahan konstruksi dapat diandalkan sebagai material alternatif dari logam. Dikarenakan sifatnya yang ramah lingkungan dan ekonomis dibanding material logam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari fraksi volume dan perlakuan NaOH serat terhadap sifat mekanik dari komposit. Dalam penelitian ini menggunakan serat eceng gondok, resin polyester BQTN-157, katalis MEKPO dan larutan NaOH (Natrium Hidroksida). Dengan memvariasikan fraksi volume 25:75%, 35:65% dan 40:60% dan perlakuan perendaman NaOH 3% selama 1 jam, 2 jam dan 3 jam. Metode pembuatan menggunakan hand lay up dengan ukuran 180 mm x 80 mm x 05 mm dan dipotong membentuk ASTM D638-01. Parameter pengujian yang digunakan uji tarik dan struktur mikro. Hasil menunjukan nilai kekuatan tarik maximum didapatkan pada fraksi volume 35:65% sebesar 17,537 MPa, dengan waktu perendaman 3 jam sedangkan nilai kekuatan tarik minimum didapatkan pada fraksi volume 40:60% sebesar 13,186 MPa dengan waktu perendaman 1 jam. Hasil pengujian struktur mikro, rata-rata patahan yang dihasilkan patah getas dan terdapat crack deflation, debonding, void, overload dan pullout.
Copyrights © 2024