Penggunaan dan pemanfaatan komposit serat alam sebagai pengganti serat sintesis merupakan langkah yang bijak dalam meningkatkan nilai ekonomis serat alam mengingat keterbatasan sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakterisasi (kekuatan tarik, kekerasan, dan struktur mikro) komposit serat alam, yaitu serat eceng gondok, serat lidah mertua, dan serat hybrid. Metode pembuatan komposit yang digunakan adalah hand lay-up dengan fraksi volume 35% serat dan 65% matrik. Panjang serat yang digunakan ialah 10 mm dengan perendaman menggunakan NaOH 5% selama 2 jam. Dari hasil pengujian yang didapatkan, komposit serat eceng gondok memiliki kekuatan tarik sebesar 18.48 MPa dengan elongasi sebesar 4.226% dan nilai kekerasan sebesar 45.15 HRC. Komposit serat lidah mertua memiliki kekuatan tarik sebesar 43.58 MPa dengan elongasi 5.22% dan nilai kekerasan sebesar 50.86 HRC, kemudian serat hybrid memiliki kekuatan tarik 23.53 MPa dengan nilai elongasi 4.653% dan kekerasan 47.40 HRC. Dari ketiga variasi serat yang telah diuji, maka didapat kekuatan tarik, elongasi dan kekerasan tertinggi yaitu komposit serat lidah mertua dan komposit dengan kekuatan tarik, elongasi dan kekerasan terendah didapat padakomposit serat eceng gondok.
Copyrights © 2024