Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara strategi koping dengan psychological distress pada dewasa awal korban ghosting dikota padang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif degan metode korelasi. Teknik pengumpulan sampel yang digunakan ialah purposive sampling. Subjek penelitian berjumlah 110 responden dengan kriteria berusia 18-25 tahun, telah menjalin hubungan romantis seperti komitmen atau pacaran, kemudian mengalami peristiwa ghosting maksimal 1 bulan terakhir. Data diperoleh dari kuesioner starategi koping dan psychological distress kemudian dianalisis dengan uji statistic korelasi pearson product moment. Hasil uji analisis statistik terdapat hubungan yang negatif antara emotion focused coping dengan psychological distress , sedangkan pada problem focused coping degan psychological distress tidak terdapat hubungan yang signifikan.
Copyrights © 2024