Penelitian bertujuan untuk untuk menelusuri latar belakang munculnya Labeling Sifatewu pada Masyarakat Pendatang di Desa Onolimbu Raya, Kabupaten Nias Barat, mendeskripsikan dampakn Labeling Sifatewu pada Masyarakat Pendatang di Desa Onolimbu Raya, Kabupaten Nias Barat, dan mendeskripsikan upaya meminimaliris Labeling Sifatewu pada Masyarakat Pendatang di Desa Onolimbu Raya, Kabupaten Nias Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Penelitian ini dilakukan di Desa Onolimburaya, Kabupaten Nias Barat. Teknik pengumpulan data yaitu melalui observasi, wawancara mendalam, dokumentasi dan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Label Sifatewu secara etimologi berasal dari bahasa nias yakni Si berarti yang Fatewu berarti pendatang, sisipan, penumpang. Jadi sifatewu, merupakan sesorang yang menjadi sisipan , penumpang atau pendatang dari antara masyarakat penduduk asli. Latar belakang munculnya sifatewu karena perilaku pendatang yang tidak menyenangkan penduduk asli. Dampak Labeling Sifatewu yakni: dampak terhadap kedudukan dan tanggung jawab dalam adat, dampak terhadap hubungan sosial, dampak sosial dan dampak psikologis. Adapun upaya meminimalisir Labeling Sifatewu yaitu penyesuain diri, menjaga perkataan, perilaku, berbuat baik, pendidikan dan ekonomi.
Copyrights © 2024