Kasus gigitan ular kurang mendapat perhatian khusus dan sering diabaikan oleh masyarakat. 5,4 juta kasus gigitan ular terjadi setiap tahunnya di dunia, dan 1,8 sampai 2,7 juta kasus gigitan ular yang terjadi disebabkan oleh gigitan ular berbisa. Pada tahun 2017-2019 telah terjadi 136 kasus gigitan ular di Indonesia. Pembekalan pengetahuan kegawatdaruratan gigitan ular dalam penelitian ini adalah dengan media booklet. Booklet kegawatdaruratan gigitan ular dalam penelitian ini memuat informasi-informasi penting mengenai pengetahuan gigitan ular, kategori dan tingkat bahaya, tanda dan gejala, efek akibat gigitan, manajemen penanganan, serta tindakan pencegahan gigitan ular. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian booklet terhadap peningkatan pengetahuan tentang gigitan ular. metode penelitian yang digunakan yaitu pre eksperimen dengan desain penelitian one grup pre post test. Teknik sampling dengan total sampel sebanyak 110 siswa PMR WIRA. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Uji statistik penelitian ini menggunakan Uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh peningkatan pengetahuan setelah pemberian booklet pada siswa PMR WIRA dengan nilai p-value 0.000. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh pada peningkatan pengetahuan tentang gigitan ular pada siswa PMR WIRA.
Copyrights © 2024