Kampung Kauman Surakarta merupakan kampung produksi batik. Dalam memenuhi kebutuhan masyarakatnya sebagai fasilitas penunjang wisata batik maka Pemerintah Kota Surakarta membangun street furniture yang beraneka ragam di dalamnya sebagai identitasnya. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan elemen visual pada street furniture di Kampung Kauman Surakarta. Metode yang digunakan ialah seperti konsep divergen (pengembangan masalah) dan konsep konvergen (penyempitan atau pemfokusan masalah) yang dikemukakan oleh Nate Burgos dan Adam Kalish hingga mendapatkan detailnya. Variabelnya berupa geometri, tekstur, warna, bentuk, corak, skala, dan dimensi. Hasil yang didapatkan kebanyakan berupa bergaris lurus, bertekstur halus dan licin, berwarna abu-abu, berbentuk balok, bercorak garis lurus berjajar, tulisan, dan batik, berskala lebih kecil daripada orang dewasa, dan berdimensi tinggi setengah badan orang dewasa dengan lebar setinggi orang dewasa di area pusat wisata batik Kampung Kauman Surakarta. Street furniture-nya pun sebagai penguat elemen visual kecuali perabot pelayanan. Hal ini dapat dijadikan sebagai identitas visual street furniture di Kampung Kauman Surakarta.
Copyrights © 2024