Jurnal Fatwa Hukum
Vol 8, No 1 (2025): E-Jurnal Fatwa Hukum

TINJAUAN YURIDIS PELANGGARAN PENGEMBALIAN DANA KONSUMEN OLEH PELAKU USAHA E-COMMERCE KEPADA KONSUMEN MELALUI PERDAGANGAN SISTEM ELEKTRONIK DALAM PERSPEKTIF PERLINDUNGAN KONSUMEN

NIM. A1012171029, TAMARA BELLYANA (Unknown)



Article Info

Publish Date
07 Jan 2025

Abstract

Abstract  This research study is motivated by the prevalence of buying and selling through electronic trading systems, especially social media. The emergence of standart clauses is an agreement limits consumer rights, resulting in a week consumer position. This study aims to determine and analyze; (i) violations of consumer refund right by sellers for goods not by customer orders (ii) the responsibililty of sellers who do not own or provide a customer refund mechanism based on consumer protection law. This research is normative legal research with a sosiologica jurisdiction approach. This research is a literature study using secondary data sources. The method of collecting data in this research is through literature study and communication utilizing and compile data. An analysis of the data was carried out. This study indicates that the use of standart clauses, namely goods that have been purchased, cannot be refunded, clearly violates consumer right t get compensation or refund based on consumer protection laws and regulations. Business actor are then required to have a consumer refund mechanism in the event of a cancellation by a customer so that the consequences are null and void. It is possibe that e-commerce business actors can be criminally prosecured if it is proven that there is an element of error.  Keywords: consumer protection law, electronic system, seller.      Abstrak  Kajian penelitian ini dilatarbelakangi karena maraknya jual beli melalui perdagangan sistem elektronik terutama media sosial. Munculnya klausula baku dalam suatu perjanjian yang membatasi hak konsumen sehingga mengakibatkan lemahnya posisi konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis; (i) pelanggaran hak pengembalian dana konsumen oleh pejual atas barang yang tidak sesuai pesanan konsumen, (ii) tanggungjawab penjual yang tidak memiliki atau menyediakan mekanisme pengembalian dana konsumen berdasarkan undang-undang perlindungan konsumen. Penelitian ini adalah penelitian huukm normative dengan pendekatan yuridis sosiologis. Penelitian ini adalah penelitian studi literatur dengan menggunakan sumber data sekunder. Metode pengumpulan data pada penelitian ini melalui studi kepustakaan dan melalui komunikasi langsung dengan cara survei. Kemudian data dianalisis deskriptif yaitu usaha untuk mengumpulkan dan Menyusun suatu data, kemudian dilakukan analisis terhadap data tersebut. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penggunaan klausula baku yaitu barang yang sudah dibeli tidak dapat dilakukan pengembalian dana jelas telah melanggar hak konsumen dalam mendapatkann ganti rugi atau pengembalian dana berdasarkan peraturan perundang-undangan perlindungan konsumen. Kemudian pelaku usaha wajib memiliki mekanisme pengembalian dana konsumen jika terjadi pembatalan oleh konsumen sehingga konsekuensinya adalah batal demi hukum. Tidak menutup kemungkinan pelaku usaha e-commerce dapat dituntut secara pidana apabila terbukti adanya unsur kesalahan.  Kata Kunci: perlindungan konsumen, sistem elektronik, pelaku usaha.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

jfh

Publisher

Subject

Law, Crime, Criminology & Criminal Justice

Description

Jurnal Mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum Universitas Tanjungpura (Bagian Hukum Keperdataan, Bagian Hukum Pidana, Bagian Hukum Tata Negara, Bagian Hukum Ekonomi, dan Bagian Hukum ...