Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tantangan dalam pengelolaan sumber daya logistik di Papua, yang berpengaruh pada ketahanan pangan lokal. Tujuan penelitian adalah untuk mengembangkan model Dukungan Logistik Terpadu (ILS) berbasis kearifan lokal guna meningkatkan efisiensi dan efektivitas logistik. Metode penelitian yang digunakan adalah metode campuran dengan strategi triangulasi simultan, menggabungkan analisis kualitatif dan kuantitatif. Data kuantitatif diperoleh melalui kuesioner yang disebarkan kepada pejabat Tri Matra TNI dan PNS di Kota Jayapura, sedangkan data kualitatif diperoleh dari wawancara mendalam. Hasil analisis SWOT menunjukkan bahwa kekuatan dan peluang dalam pengembangan ILS lebih besar dibandingkan dengan kelemahan dan ancaman. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kolaborasi antara Tri Matra TNI dan pemerintah daerah sangat penting dalam pengembangan ILS. Saran yang diberikan adalah perlunya penerapan teknologi dan penguatan kearifan lokal dalam pengelolaan logistik untuk mendukung pembangunan nasional yang berkelanjutan.
Copyrights © 2024