Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan peningkatan kemampuan pemahaman matematis antara siswa yang memperoleh pembelajaran Problem Based Learning berbantuan software Geogebra dengan siswa yang memperoleh pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuasi eksperimen dengan menggunakan desain penelitian the nonequivalent pretest-posttest control grup design. Populasi pada penelitian ini adalah selurus siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Ciamis. Pemilihan sampel dengan menggunakan random sampling sehingga terpilih kelas VIII C sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 26 siswa dan kelas VIII A sebagai kelas kontrol yang berjumlah 21 siswa. Instrument yang digunakan berupa tes kemampuan pemahaman matematis berupa tes uraian. Analisis data menggunakan uji dua sampel independen, karena data tidak normal maka digunakan uji Mann-Whitney U. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan peningkatan kemampuan pemahaman matematis antara siswa yang memperoleh model Problem Based Learning berbantuan software GeoGebra dengan siswa yang memperoleh pembelajaran konvensional.
Copyrights © 2024