Dukungan sosial merupakan salah satu faktor penting dalam membangun resiliensi akademik, terutama pada santri baru yang menghadapi transisi kehidupan di lingkungan pesantren. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran dukungan sosial terhadap resiliensi akademik pada santri baru di Insan Cendekia Boarding School Payakumbuh. Pendekatan studi kasus digunakan dengan melibatkan 6 santri baru sebagai partisipan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam tentang persepsi dukungan sosial dan tingkat resiliensi akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan sosial dari keluarga, teman sebaya, dan guru memiliki kontribusi signifikan dalam membantu santri mengatasi tantangan akademik dan adaptasi lingkungan baru. Dukungan emosional dari keluarga menjadi dasar yang memperkuat rasa percaya diri santri, sementara bimbingan dari guru dan interaksi positif dengan teman sebaya membantu mereka menghadapi tekanan akademik dan sosial. Selain itu, ditemukan bahwa santri dengan tingkat dukungan sosial yang lebih tinggi cenderung memiliki kemampuan lebih baik dalam mengelola stres dan mempertahankan motivasi belajar.
Copyrights © 2024