Tujuan penulisan ini adalah bagaimana kearifan lokal dapat dimasukkan dalam materi kurikulum pendidikan kebencanaan, bagaimana rumah panggung dapat tahan terhadap goncangan gempa bumi, dan mengetahui berbagai rumah panggung yang ada di berbagai wilayah di Indonesia sebagai mitigasi bencana gempa bumi. Penelitian ini berjenis kualitatif dengan studi pustaka, analisis mengacu pada landasan teori serta bertolak dari kerangka teoritik. Perlunya pendidikan kebencanaan dengan memberi pengetahuan siswa tentang kearifan lokal yang ada di daerahnya yang terbukti tangguh untuk menghadapi bencana. Rumah-rumah panggung di Indonesia dengan nama yang berbeda-beda terbukti tangguh menghadapi bencana alam berupa gempa bumi yang sering melanda Indonesia. Rumah panggung tahan terhadap gempa karena konstruksi rumah berbahan kayu yang bersifat elastis sehingga dapat meredam guncangan gempa bumi. Berbagai jenis rumah panggung di Indonesia seperti rumah tradisional Minahasa, rumah gadang Minangkabau, rumah panggung Sumatera Selatan teknologi RISHA, rumah panggung masyarakat Kampung Jawa Tondano (Jaton), rumah panggung di Kabupaten Bima, dan rumah panggung masyarakat Kampung Naga sebagai kearifan lokal di Indonesia terbukti mampu dalam menahan guncangan gempa yang sering melanda Indonesia.
Copyrights © 2024