Hernia diafragma traumatis adalah cedera pada toraks akibat adanya gaya pada diafragma yang melebihi kekuatan diafragma untuk menahan tekanan. Penelitian bertujuan mengetahui cara pengobatan dan teknik pembedahan kasus hernia diafragma traumatis pada kucing. Pasien adalah kucing domestic short hair (DSH) betina berumur 1 tahun berbulu hitam putih dengan berat badan 2,8 kg di Pet First Veterinary Center. Studi kasus dimulai dengan pemeriksaan fisik untuk melihat gejala klinik dan melihat data diagnostik sebelum operasi. Hilangnya batas ventral diafragma dan bergesernya organ abdomen ke rongga toraks menjadi gambaran radiologis yang terlihat pada pasien penderita hernia diafragmatika. Pembedahan dilakukan di Pet First Veterinary Center untuk memulihkan tekanan negatif di rongga toraks dengan thoracocentesis. Diaphragmatic hernia repair merupakan teknik pembedahan untuk mengembalikan fungsi diafragma. Intermittent positive pressure ventilation (IPPV) merupakan teknik ventilasi yang membantu pasien agar dapat bernapas optimal selama proses bedah berlangsung. Perawatan post-operasi berlangsung dicatat dalam sistem rekam medik digital dan pemulihan pasien terjadi dalam waktu satu bulan. Penelitian menunjukkan bahwa diaphragmatic hernia repair adalah metode pengobatan yang efektif untuk kasus hernia diafragma traumatis sehingga dapat mempertahankan fungsi paru-paru.
Copyrights © 2024