Depresi merupakan suatu keadaan psikologis yang dikenali dengan keadaan emosi seseorang yang dapat tiba-tiba menangis, merasakan kesedihan yang berlebihan, keputusasaan dalam menjalani hidup, tidak dapat berkonsentrasi. Meningkatnya keparahan dari pasien depresi akan mempengaruhi penurunan kualitas hidup sehingga perlu peran apoteker selama menjalani pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat peran konseling apoteker dalam meningkatkan kualitas hidup pasien di Rumah Sakit Jiwa, Kota Magelang. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperiment dengan metode pretest dan posttest pada kelompok perlakuan. Penentuan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan sampel sebanyak 31 responden. Pengambilan data dilaksanakan bulan maret sampai dengan bulan juni 2023 di Rumah Sakit Jiwa, Kota Magelang. Analisis data menggunakan uji chi-square meliputi karakteristik pasien, uji wilcoxon meliputi masing-masing domain kualitas hidup, dan uji paired t test meliputi konseling apoteker pretest dan posttest terhadap kualitas hidup pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik pasien pretest dan posttest tidak memiliki hubungan yang signifikan terhadap kualitas hidup pasien. Hal yang sama pada konseling apoteker pretest dan posttest terhadap kualitas hidup dengan nilai p>0,05. Namun, uji statistik masing-masing domain kualitas hidup menunjukkan hasil yang signifikan dengan nilai p<0,05.
Copyrights © 2025