Pembangunan berkelanjutan merupakan tantangan global yang memerlukan kolaborasi efektif antara berbagai pemangku kepentingan. Kuliah Kerja Nyata (KKN) sebagai program pengabdian Masyarakat mahasiswa, memiliki potensi besar dalam mendorong pembangunan berkelanjutan di tingkat desa. Artikel ini mengkaju peran KKN dalam konteks Collaborative Governance, yang mengedepankan partisipasi aktif masyarakat, sinergi sumber daya dan peningkatan kapasitas lokal. Melalui program KKN, mahasiswa tidak hanya memberikan Pendidikan dan penyuluhan tentang praktik berkelanjutan, tetapi juga memberdayakan masyrakat untuk mandiri untuk mandiri secara ekonomidan sosial. Pendekatan Collaborative Governance memungkinkan terjalinnya hubungan yang saling percaya antara mahasiswa dan masy arakat, sehingga menciptakan solusi yang relevan dan efektif. Namun, fantangan seperti keterbatasan sumber daya, perbedaan persepsi, dan kompleksitas koordinasi perlu diatasi agar dampak program KKN dapat maksimal. Dengan demikian, KKN yang diintegrasikan dengan prinsip-prinsip Collaborative Govemance diharapkan dapat menjadi model yang cfektif dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan untuk Indonesia Emas 2045.
Copyrights © 2024