Gangguan kecemasan (anxiety disorder) merupakan salah satu jenis penyakit mental. Penyakit mental dianggap berbahaya karena dapat menyebabkan penderitanya melakukan bunuh diri jika tidak ditangani dengan tepat dan cepat (NAMI Organization). Spesialis kejiwaan, Dr. Teddy Hidayat, menyatakan bahwa perguruan tinggi adalah tempat yang ideal untuk mengidentifikasi gangguan mental. Banyak mahasiswa mengalami gangguan kecemasan akibat proses adaptasi di lingkungan kampus. Gangguan kecemasan ini berdampak pada hubungan sosial mahasiswa dan dapat menghambat pekerjaan, pendidikan, dan aktivitas lainnya (Ika, 2019). Di Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM) Universitas Brawijaya, terdapat Unit Layanan Terpadu Kekerasan Seksual dan Perundungan (ULTKSP), yang menyediakan pelayanan konseling bagi mahasiswa yang mengalami kendala yang mempengaruhi pendidikan, penelitian, dan kegiatan lainnya. Salah satu kendala tersebut adalah gangguan kecemasan. Penelitian ini dilakukan untuk membantu ULTKSP FILKOM dengan memberikan solusi bagi mahasiswa yang mengalami gangguan kecemasan, termasuk pemantauan perkembangan harian dari kebiasaan positif dan negatif pengguna. FILKOM menyarankan solusi penanganan anxiety disorder dengan mengidentifikasi kesehatan mental mahasiswa melalui tes kuesioner sesuai norma pada Depression Anxiety Stress Scales - Long Form (DASS-42). Hasil kuesioner akan menjadi indikator kesehatan mental pada skala depresi, kecemasan, dan stres. Jika diperlukan penanganan lebih lanjut, mahasiswa dapat memesan sesi konseling melalui aplikasi. Solusi ini memerlukan desain perancangan aplikasi penanganan anxiety disorder dengan fitur identifikasi kesehatan mental menggunakan tes DASS-42. Metode yang tepat untuk analisis dan perancangan aplikasi adalah Human Centered Design (HCD), yang fokus pada kebutuhan dan partisipasi pengguna. Perancangan user experience ini diharapkan menghasilkan aplikasi dengan tingkat keberhasilan dan kepuasan yang tinggi, serta menjadi acuan untuk aplikasi edukasi dan penanganan anxiety disorder bagi mahasiswa FILKOM menggunakan metode HCD.
Copyrights © 2024