Perkembangan integrasi sistem informasi mendorong kebutuhan sinkronisasi data secara real-time. Change Data Capture (CDC) merupakan solusi untuk menangkap dan mereplikasi perubahan data pada database relasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode yang lebih baik dalam hal efisiensi tiga metode CDC, yaitu trigger-based, timestamp-based, dan log-based, pada dua sistem manajemen basis data (DBMS), yaitu PostgreSQL dan MySQL. Evaluasi dilakukan terhadap waktu eksekusi, penggunaan memori, dan latensi dalam berbagai skenario operasi data (INSERT, UPDATE, dan DELETE) dengan ukuran kueri yang berbeda, yaitu 100, 300, dan 500. Penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimen dengan mengimplementasikan setiap metode CDC pada dataset yang sama, diikuti oleh pengukuran metrik kinerja secara terpisah untuk setiap skenario. Pengujian dilakukan sebanyak 100 kali per skenario untuk memastikan hasil yang representatif. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif serta uji statistik non-parametrik guna mengevaluasi perbedaan kinerja antar metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode log-based unggul dalam efisiensi waktu eksekusi, penggunaan memori, dan latensi pada mayoritas skenario pengujian yang dilakukan. Keunggulan ini tercermin dalam kemampuannya menyelesaikan proses transaksi dengan lebih cepat, mengoptimalkan alokasi sumber daya memori selama operasi berlangsung, dan memberikan respons sistem yang lebih rendah dalam hampir semua kondisi pengujian, baik pada skala data kecil maupun besar, serta pada berbagai jenis operasi.
Copyrights © 2025