PT X sebagai perusahaan yang berfokus pada mechanical component kedirgantaraan secara khusus dalam pembuatan seal, menghadapi tantangan dalam proses fabrikasi tooling yang terbuat dari logam AISI D2. Karakteristik logam AISI D2 memiliki tingkat kekerasan yang rendah, hal ini menjadi masalah karena saat tooling digunakan dalam pengerjaan seal, terjadi tekanan antara tooling 1 dan tooling 2. Sehingga, tooling harus melalui proses heat treatment untuk mencapai kekerasan sesuai standar yaitu ASTM E18. Maka dari itu tooling harus melalui proses heat treat untuk mencapai kekerasan yang standar. Mesin heat treatment merupakan salah satu proses memanaskan dan mendinginkan suatu bahan untuk mendapatkan perubahan fasa (sturktur) guna meningkatkan kemampuan bahan tersebut sehingga bertambah daya guna teknik dari bahan tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui proses heat treatment pada kekerasan AISI D2 dan membandingkan hasil kekerasan sebelum dan sesudah heat treatment dengan menggunakan uji Rockwell. Adapun hasil proses pengujian pada rockwell pada material AISI D2 sebelum proses heat treatment dengan nilai kekerasan awal rata- rata sebesar 21.57 HRC, selanjutnya pada proses heat treatment membutuhkan waktu 145 menit, setelah proses heat treatment selesai, tahap berikutnya melakukan pengujian rockwell dengan nilai rata – rata sebesar 61.11 HRC dengan nila perbandingan nilai rata – rata sebesar 183% dan standar perusahaan untuk minimum kekerasan dari material AISI D2 adalah sebesar 59 HRC.
Copyrights © 2024