Bangunan pelimpah adalah konstruksi yang bertujuan untuk mengendalikan aliran air. Bagian saluran peluncur pada bangunan pelimpah memiliki peran penting dalam mengatur serta mengalirkan air berlebih dari sistem bendungan. Penerapan teknik penghalang, seperti balok halang, berfungsi untuk meningkatkan efisiensi operasi dan mengurangi risiko erosi di saluran peluncur. Penelitian ini memanfaatkan simulasi komputasi guna menganalisis pengaruh penempatan balok halang terhadap perubahan pola aliran air di saluran peluncur. Eksperimen dilakukan di laboratorium dengan menggunakan model skala untuk merepresentasikan spillway. Hasil penelitian ini kemudian divalidasi dengan software iRIC Nays2DH, dimana model numerik saluran peluncur spillway dibuat dengan variasi tiga debit dan satu tipe balok halang, disesuaikan dengan konfigurasi laboratorium. Simulasi ini bertujuan untuk mengevaluasi kesesuaian pola aliran dari hasil simulasi terhadap hasil laboratorium dan mengidentifikasi adanya perbedaan. Diharapkan, hasil penelitian ini dapat memberikan wawasan yang lebih dalam mengenai dampak variasi debit dan penempatan balok halang terhadap perubahan pola dan karakteristik aliran pada saluran peluncur.
Copyrights © 2024