Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh dari penggunaan pupuk organik cair (POC) daun kelor dengan konsentrasi yang berbeda terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman terung (Solanum melongena L.) dan signifikansi perbedaan pengaruh di antara rerata perlakuan. Penelitian ini adalah eksperimen, menggunakan RAL, terdiri dari 5 perlakuan (konsentrasi POC daun kelor 0 ml/L air, 10, 20, 40, dan 80 ml/L air) dan 4 ulangan pada setiap perlakuan, sehingga keseluruhannya ada 20 unit percobaan. Parameter pertumbuhan dan produksi tanaman terung yang diukur meliputi tinggi tanaman, lebar daun, jumlah buah, dan berat basah buah. Data dianalisis menggunakan ANOVA, dan jika ada perbedaan pengaruh di antara rerata perlakuan maka analisis dilanjutkan dengan uji BNJ (α 5%) untuk mengetahui signifikansi perbedaan pengaruh di antara rerata perlakuan. Hasil uji ANOVA menunjukan bahwa Fhitung > Ftabel (α 5%) untuk semua parameter pengukuran, kecuali parameter lebar daun. Hal ini menunjukan bahwa hipotesis alternatif diterima, yang berarti, ada perbedaan pengaruh dari pemberian POC daun kelor dengan konsentrasi yang berbeda terhadap tinggi tanaman, jumlah buah dan berat basah buah. Hasil uji BNJ memperlihatkan bahwa konsentrasi POC daun kelor yang memberikan perbedaan pengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah buah, dan berat basah buah terung adalah 80 ml/L air dari perlakuan P4.
Copyrights © 2024