Pandemi COVID-19 membuat perubahan gaya hidup masyarakat di seluruh dunia karena ketiadaan obat dan vaksin yang menjamin pengobatan dan perlindungan penuh. Remaja yang berada pada masa aktualisasi diri untuk mendapatkan pengakuan dari lingkungan adalah salah satu kelompok masyarakat yang terdampak besar dengan perubahan gaya hidup akibat pandemi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahu pengaruh pandemi COVID-19 terhadap gaya hidup remaja yang diukur dengan parameter aktivitas fisik, pola makan, dan kesehatan mental. Metode penelitian yang dipakai adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan alat ukur kuesioner. Populasi adalah remaja dengan sampel siswa SMA Negeri di Kota Yogyakarta. Kuesioner dilakukan uji validitas dan reliabilitas menggunakan AVE dan Cronbach’s alpha, sedangkan uji normalitas hasilnya dengan Kolmogorov-Smirnov Test. Hasil penelitian menunjukkan perubahan gaya hidup remaja dalam bidang aktivitas olahraga dari yang sebelumnya olahraga berkelompok dan intensitas tinggai menjadi olaharga perorangan dengan intensitas rendah. Gaya hidup pola makan yang berubah dalam pemilihan menu makan dengan preferensi lebih banyak jenis makanan siap saji dibandingkan dengan makanan sehat, buah, dan sayur. Gaya hidup yang tidak bisa lepas dari gagdet, media sosial, dan berbagai aplikasi merupakan dampak tuntutan penggunaan gagdet dan berpengaruh buruk bagi kesehatan mental remaja.
Copyrights © 2024