Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar Bahasa Indonesia pada materi fabel dengan menerapkan metode pemberian tugas dan resitasi melalui penelitian tindakan kelas. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan prestasi belajar peserta didik pada setiap siklus. Peningkatan tersebut terlihat dari nilai rata-rata hasil tes akhir, dengan persentase ketuntasan belajar klasikal yang meningkat dari 53,33% pada siklus I menjadi 80,00% pada siklus II. Selain itu, aktivitas belajar peserta didik juga meningkat, dari 63,1% pada siklus I menjadi 74,91% pada siklus II. Kemampuan guru dalam proses belajar mengajar (PBM) turut mengalami peningkatan, dari kategori cukup pada siklus I menjadi kategori baik pada siklus II. Bimbingan dan motivasi yang lebih interaktif kepada peserta didik terbukti mampu meningkatkan semangat dan minat belajar mereka. Berdasarkan temuan ini, disarankan agar sekolah mempertimbangkan penggunaan metode pemberian tugas dan resitasi sebagai alternatif selain metode ceramah dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Pengelompokan siswa dalam kelompok belajar juga sebaiknya divariasikan, menggabungkan siswa dengan kemampuan yang beragam untuk saling mendukung dalam pembelajaran. Lebih lanjut, setiap guru diharapkan dapat melakukan penelitian tindakan kelas untuk meningkatkan mutu pendidikan serta mengetahui kelemahan-kelemahan yang ada dalam pembelajaran. Selain itu, peserta didik juga perlu dilatih untuk berdiskusi dan mengembangkan ide-ide, agar mereka dapat memperluas wawasan dan keterampilan dalam menyampaikan pendapat, yang mendukung peningkatan prestasi belajar mereka secara menyeluruh.
Copyrights © 2023