Sari Pediatri
Vol 18, No 2 (2016)

Gambaran Terapi dan Luaran Infeksi Saluran Kemih oleh Bakteri Penghasil Extended Spectrum Beta Lactamase pada Anak di RSUD Dr. Soetomo Surabaya

Ahmad Muhajir (Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga)
Priyo Budi Purwono (Departemen Mikrobiologi Klinik RSUD Dr. Soetomo Surabaya)
Samsriyaningsih Handayani (Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga)



Article Info

Publish Date
21 Nov 2016

Abstract

Latar belakang. Kasus infeksi saluran kemih oleh bakteri penghasil extended spectrum beta-lactamase (ESBL) dilaporkan sudah banyak terjadi di dunia. Informasi terkait ESBL di Indonesia sangat sedikit, terutama pada pasien anak.Tujuan. Mengkaji gambaran terapi serta luaran pasien infeksi ESBL di RSUD Dr. Soetomo Surabaya periode Januari-Juni 2014.Metode. Penelitian observasional dengan studi deskriptif, digunakan data rekam medis pasien anak RSUD Dr. Soetomo Surabaya periode Januari-Juni 2014. Variabel penelitian meliputi bakteri, uji sensitivitas, terapi serta status luaran pasien.Hasil. Pasien anak berjumlah 56, terbanyak penyebab ISK Klebsiella pneumoniae (60,7%). Uji sensitivitas tertinggi meropenem (90,5%). Pilihan terapi definitif meropenem (25%), status luaran membaik 78,57%.Kesimpulan. Meropenem merupakan pilihan terapi infeksi ESBL pada pasien dengan keadaan klinis membaik. Kontrol penggunaan antibiotik secara rasional dibutuhkan untuk pencegahan infeksi ESBL

Copyrights © 2016