Abstrak: Alam dan manusia memiliki relasi dengan tokoh dan latar tempat. Tidak hanya sebagai latar, karya sastra mampu menghadirkan tokoh sebagai makhluk ekologis. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan interaksi tokoh dan alam dalam novel Mata dan Rahasia Pulau Gapi karya Okky Madasari. Penelitian ini memanfaatkan metode kualitatif dengan mekanisme kerja deskriptif analitik. Pendekatan yang diterapkan adalah pendekatan ekokritik sastra. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi. Kegiatan analisis data terdiri atas reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya paradigma antroposentrisme dan ekosentrisme yang mendeskripsikan bentuk interaksi antara tokoh dan alam. Terdapat tokoh manusia dan hewan yang merefleksikan kepedulian terhadap pusaka Pulau Gapi. Paradigma antroposentrisme tercermin dari tokoh para penjajah yang melakukan perusakan di tanah Ternate dan para pekerja proyek yang ingin merobohkan benteng peninggalan Portugis. Kekayaan alam Ternate menjadi salah satu pemicu ekspansi dan eksploitasi yang dilakukan oleh satu negara ke negara lain.Abstract: Nature and humans have a relationship with characters and place settings. Not only as a background but literary works can also present characters as ecological creatures. This research aims to describe the interaction between characters and nature in Mata dan Rahasia Pulau Gapi's novel by Okky Madasari. This study uses qualitative methods with a descriptive-analytic working mechanism. The approach applied is the literary ecocritical approach. The data collection technique used is documentation. Data analysis activities consist of data reduction, data presentation, and concluding/verification. The result shows that there are fulfillments and violations of the principles of the environmental movement, which describe the form of interaction between characters and nature. There are human and animal figures who reflect concern for the heritage of Gapi Island. The anthropocentrism paradigm is reflected in the colonizers' figures who carried out the destruction of the land of Ternate and the project workers who wanted to demolish the heritage fortress of the Portuguese. Ternate's natural wealth is one of the triggers for expansion and exploitation carried out by one country to another.
Copyrights © 2024