Jurnal Kajian Islam Interdisipliner
Vol. 9 No. 2 (2024)

Integrasi Teori Sosiologi dalam Analisis Studi Islam: Sebuah Pendekatan Interdisipliner

Saumantri, Theguh (Unknown)



Article Info

Publish Date
06 Dec 2024

Abstract

Penelitian ini mengkaji penggunaan teori sosiologi dalam penelitian studi Islam, dengan latar belakang pentingnya pemahaman mendalam terhadap dinamika sosial dan keagamaan dalam masyarakat.Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi relevansi dan kontribusi teori sosiologi dalam penelitian keagamaan.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan kepustakaan. Data dikumpulkan melalui berbagai sumber literatur, seperti buku, jurnal ilmiah, dan dokumen, yang dianalisis secara induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teori-teori sosiologi memberikan berbagai perspektif dalam memahami agama dan masyarakat. Émile Durkheim melihat agama sebagai faktor penting dalam menjaga kohesi sosial melalui fungsionalisme, sementara Karl Marx menilai agama sebagai alat pengalihan dari penindasan sosial. Max Weber menekankan peran nilainilai agama, seperti etika Protestan, dalam perkembangan kapitalisme. Antonio Gramsci menjelaskan kontrol ideologi melalui teori hegemoni, dan Peter L. Berger melihat agama sebagai hasil konstruksi sosial. Clifford Geertz menekankan pentingnya makna dan simbol dalam praktik keagamaan melalui pendekatan interpretatif [This study examines the application of sociological theory in Islamic studies research, based on the importance of a deeper understanding of social and religious dynamics within society. The aim of this research is to explore the relevance and contribution of sociological theories in religious studies. The method used in this research is qualitative with a library research approach. Data were collected from various literature sources, such as books, scholarly journals, and documents, and analysed inductively. The findings show that sociological theories offer various perspectives in understanding religion and society. Émile Durkheim views religion as a key factor in maintaining social cohesion through functionalism, while Karl Marx sees religion as a tool for diverting attention from social oppression. Max Weber emphasizes the role of religious values, such as Protestant ethics, in the development of capitalism. Antonio Gramsci explains ideological control through his theory of hegemony, and Peter L. Berger views religion as a product of social construction. Clifford Geertz highlights the importance of meaning and symbols in religious practices through an interpretative approach].  

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

jkii

Publisher

Subject

Religion Arts Humanities Social Sciences

Description

Jurnal Kajian Islam Interdisipliner welcomes original research for manuscripts with various theoretical perspectives and methodological approaches. It invites researchers and scholars of all backgrounds related to Islamic studies to contribute their research covering all aspects of Islam and the ...