Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi mengenai problematika implementasi kurikulum merdeka pada pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA Negeri 2 Lhokseumawe. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis datanya dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil Penelitian ini adalah 1) Problematika yang ditemukan peneliti dalam perencanaan adalah kesulitan guru dalam menyesuaikan metode pembelajaran yang beragam, kesulitan penggunaan teknologi, dan perlunya beradaptasi perencanaan pembelajaran sesuai dengan Ikm. 2) Ditemukan problematika pelaksanaan meliputi aspek pendidik yaitu keterbatasan literasi, teknologi, dan soft skill guru menjadi kendala utama penerapan kurikulum merdeka, dan peserta didik yang masih pasif. Selain itu, problematika yang dirasakan peserta didik yaitu sumber buku terbatas, banyak tugas, dan pembagian kelompok yang tidak merata, banyak kendala yang terjadi berdasarkan hasil data yang diperoleh faktor eksternal, sedangkan dari faktor internal peserta didik cenderung suka dengan materi pembelajaran Bahasa Indonesia menggunakan kurikulum merdeka
Copyrights © 2024