Keandalan sistem tenaga listrik merupakan hal yang sangat penting dalam pendistribusian tenaga listrik ke pelanggan. Keandalan sistem yang buruk dipengaruhi oleh gangguan-gangguan yang terjadi baik secara internal maupun eksternal. Tujuan penelitian ini adalah memperbaiki nilai keandalan yang buruk dengan tindakan Failure Preventive Action. Pertama sekali yang dilakukan adalah menghitung indeks keandalan SAIFI, SAIDI dan CAIDI kondisi existing. Setelah diberikan perlakuan maka diperoleh indeks keandaaan yang baru. Berdasarkan data sekunder SAIFI, SAIDI dan CAIDI dari PT. PLN ULP Payakumbuh menunjukan indeks keandalan terburuk di Feeder 5 Halaban dengan SAIFI sebesar 9,45 kali/thn, SAIDI sebesar 9,72 jam/thn dan CAIDI sebesar 1,039 jam/plg/thn. Indeks Keandalan tersebut belum sesuai dengan SPLN 86-2:1986. Perhitungan indeks keandalan berdasarkan data monitoring gangguan harian di Feeder 5 Halaban menghasilkan indeks keandalan SAIFI 11,4 kali/thn, SAIDI 11,85 jam/thn dan CAIDI 1,039 jam/plg/thn.. Tindakan melakukan Failure Preventive action terhadap komponen dilakukan untuk mengurangi penyebab kegagalan peralatan yang terjadi berdasarkan data lapangan di Feeder 5 Halaban. Setelah diberikan tindakan Failure Preventive Action, hasil indeks keandalan SAIFI 5,51 kali/thn, SAIDI 4,32 jam/thn dan CAIDI 0,78 jam/plg/thn. Tindakan ini mampu memperbaiki nilai indeks keandalan SAIFI 51,6%, SAIDI 63,5%, dan CAIDi 24,5%.
Copyrights © 2024