Kriminalitas merupakan perbuatan yang merugikan pelaku dan korban secara ekonomis dan psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan jumlah kriminal dan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini melibatkan variabel independen yang terdiri dari Jumlah Pengangguran Terbuka (JPT), Jumlah Penduduk Miskin (JPM), Jumlah Penduduk Putus Sekolah (JPPS), Kepadatan Penduduk (KP) dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Metode yang digunakan adalah Geographically Weighted Regression (GWR). Karena jumlah kriminal dapat menyebar kewilayah terdekat. Model GWR merupakan jenis regresi spasial yang memiliki parameter berbeda setiap lokasi pengamatan. Penelitian ini menggunakan fungsi pembobot fixed gaussian. Hasil penelitian ini adalah wilayah berdekatan cenderung memiliki kesamaan faktor-faktor yang mempengaruhi jumlah kriminal di Indonesia. Variabel Jumlah Penduduk Miskin (JPM), Jumlah Penduduk Putus Sekolah (JPPS), Kepadatan Penduduk (KP) dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menjadi faktor yang mempengaruhi jumlah kriminal di Indonesia.
Copyrights © 2024