Spirulina sp. merupakan mikroalga yang berpotensi tinggi sebagai sumber nutrisi dan pakan alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pupuk Walne dan NPK dalam kultur Spirulina sp. pada skala laboratorium. Spirulina sp. dikultur selama 14 hari menggunakan dua jenis pupuk yaitu pupuk Walne dan NPK untuk mengamati perbedaan pertumbuhan dan kualitas biomassa. Metode penelitian melibatkan pemberian pupuk Walne dan NPK, vitamin B12, serta aerasi aktif dalam kondisi terkontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pupuk Walne memberikan hasil yang lebih signifikan dibandingkan NPK, dengan kepadatan sel tertinggi pada hari ke-14. Pengaruh pupuk Walne terhadap pigmen warna Spirulina sp. menunjukkan peningkatan kualitas biomassa. Kualitas air selama kultur juga berada dalam kisaran optimal untuk pertumbuhan mikroalga. Kisaran nilai TDS dalam penelitian ini yaitu 399,275 ppm untuk pupuk Walne dan 402,775 ppm untuk NPK. Suhu rata-rata sebesar 28,625°C untuk perlakuan pupuk walne dan 29,375˚C untuk perlakuan pupuk NPK dengan rata-rata pH air 8,25 untuk perlakuan dengan pupuk walne dan 8,125 untuk perlakuan dengan pupuk NPK.
Copyrights © 2024